Monday, August 10, 2020


Malam ini, kepala aku penuh dengan sesuatu yang perlu aku perbaiki. Pada intinya, kondisi kaya ruwet, yang sebetulnya itu bisa diselesaikan satu per satu tapi aku terlalu lieur karena nggak tau caranya dan masih mencari. Alhamdulillah, kuasa Allah sang maha mengetahui sangat tau kebutuhan aku dikirimkannya lah seorang malaikat yang tiba-tiba datang sesuai perwujudan doa aku selama ini *aelah.

Beliau ini bisa dibilang seorang mentor kali ya, pengalamannya juga dari tahun 2017 udah training orang-orang terutama di bidang IT. Jadi, kurang lebih begini 

Ditahapan awal, biasanya aku akan ajak bicara 1:1, untuk perkenalan, dan menggali informasi terkait menteeku. Tanya hobi, minat, kemampuannya, motivasi wkwk dan bahkan bisa sampai hal personal, yang sebetulnya ga ada hubungannya secara langsung dengan kerja haha, ngenalin budaya dan cara kerja, tools apa yang digunakan, dan ngasih penjelasan terkait task umum yang mungkin akan dikerjakan oleh sang mentee. Biasanya aku set 1-2 jam untuk ngobrol2 awal ini.

 

Selanjutnya, baru aku akan kasih task yang harus dikerjakan itu via email. Rinciannya sbb:

1. Latarbelakang kenapa task itu ada, dan kenapa harus dikerjakan

2. Penjelasan singkat terkait tasknya

3. Harapan yang diinginkan

4. Kasih deadline

5. Minta dibuatkan daily report (biar aku bisa pantau kerjaan dia tiap hari tanpa harus mantengin) dan dibuatkan laporan akhir wkwk

6. Kalo dia mau tanya2 silakan (ini aku biasanya buka dua metode, pertama call (video/audio) biasanya video sih) atau cukup via email atau grup teams/wa/slack dll

Ditahapan awal, biasanya aku akan ajak bicara 1:1, untuk perkenalan, dan menggali informasi terkait menteeku. Tanya hobi, minat, kemampuannya, motivasi wkwk dan bahkan bisa sampai hal personal, yang sebetulnya ga ada hubungannya secara langsung dengan kerja haha, ngenalin budaya dan cara kerja, tools apa yang digunakan, dan ngasih penjelasan terkait task umum yang mungkin akan dikerjakan oleh sang mentee. Biasanya aku set 1-2 jam untuk ngobrol2 awal ini.

 

Selanjutnya, baru aku akan kasih task yang harus dikerjakan itu via email. Rinciannya sbb:

1. Latarbelakang kenapa task itu ada, dan kenapa harus dikerjakan

2. Penjelasan singkat terkait tasknya

3. Harapan yang diinginkan

4. Kasih deadline

5. Minta dibuatkan daily report (biar aku bisa pantau kerjaan dia tiap hari tanpa harus mantengin) dan dibuatkan laporan akhir wkwk

6. Kalo dia mau tanya2 silakan (ini aku biasanya buka dua metode, pertama call (video/audio) biasanya video sih) atau cukup via email atau grup teams/wa/slack dll

Oiya sebetul dia ngerjain task, biasanya aku kasih pretest (untuk mengukur pemahaman dia sebelum dia ngerjain task pertama (pelajari courses)


[Task pertama] Task yang diberikan sebetulnya adalah kebutuhan dasar yang harus dia kuasai, dalam hal ini mengerti membuat aplikasi dengan Ruby on Rails. Itu  task utama yang biasanya aku kasih. Supaya dia belajar dulu.


Secara berkala, aku biasanya akan tanya progress dia gimana.. ga musti tiap hari, ini untuk mastiin aja gimana dia ketika ikut coursenya, kaya ada kesulitan atau ngga, dllnya

Nah setelah semua course selesai, aku akan minta menteeku untuk ngerjain soal post-test, di mana soal post-test ini sebetulnya sama dengan pre-test. Kenapa sama? agar bisa dilihat perbedaannya haha

Kalo udah, baru deh aku kasih task. Biasanya dikasih 1 dulu. Kalo ternyata dia udah mulai terbiasa, biasanya aku akan kasih task lagi yang berbarengan (supaya dia bisa membiasakan diri, belajar menanage waktu, dan mengatur fokus)

Setiap kali dia berhasil ngerjain sesuatu, aku pasti akan apresiasi, misal dengan hal-hal sederhana kaya kata2 'Good Job! kamu udah ngerjain kerjaannya dengan baik!" atau mantap deh! ngerjainnya oke dan cepet, dsbnya


Aku membiasakan gitu, karena itu cukup berpengaruh terhadap mental anaknya wkwk

Selain itu, aku biasanya ga terlalu serius (ada bercandanya) ketika kasih task atau tanya sesuatu, supaya ini bisa membangun hubungan yang ga kaku

Tapi semua itu, tergantung lagi ke tipikal orang2nya yak hehe

Ohiya, setiap kali dia tanya kesulitan aku biasanya ajak dia ngobrol tatap muka (kalo itu sulit, atau ga bisa dijelaskan dgn teks). atau ya cukup aku support dengan jawaban dari teks.



Saturday, August 1, 2020

Taman Safari Indonesia
11 Juli 2020



Sehari sebelumnya aku sampe nggak bisa tidur saking senengnya. Karena eh karenaaaa aku mau ke Taman Safari Indonesiaaaaaa! Yeaaayyyy!!!!

Persiapan:
- Bawa Sweater tebel (karena di Giant Panda tu udaranya dingin trus rencana juga aku mau sampe sore jadi udara juga akan agak dingin-dingin semliwir gimana gitu.
- Topi (matahari akan bersinar terang, jadi jaga-jaga. Biar nggak silau juga men, lebih menikmati juga kalo nggak ke-silaw-an).
- Makan (aku beli makaroni panggannya Haku Kitchen. Enak buangettttt harus cobain! Cocok gituloh buat sarapan. Tadinya buat sarapan di sana, eh tapi udah keburu berangkat bus wisatanya. Kalo sarapan di bus bisa aja sih cuma kan lagi New Normal gini agak ngeri juga ya buka-buka masker sembarangan).
- Cemilan (cemilan aku beli di Holland Bakery, 1 kue yang asin 1 lagi yang manis - ini buat cemilan kalo sewaktu-waktu laper tapi belum jam makan berat, soalnya aku kan akan jalan kaki ke satu dan lain tempat jadi butuh tenaga extra) *ini aku belinya pas perjalanan berangkat dari rumah.
- Botol minum - dan airnya (inget! Kalo bawa botol minum sama airnya. Biar hemat juga kan kalo bawa botol minum sendiri).
- Tak lupa tissue dan hand sanitizer plus masker cadangan.
- Alat salat kalo kamu lagi salat. Kebetulan waktu itu aku lagi haid jadi nggak bawa mukena sendiri.

Di masa New Normal ini aku ikuta paket promo yang plus Giant Panda jadi Rp200.000 weekend. Jam buka Taman Safari Indonesia (Sabtu) itu jam 8 pagi. Oh ya, aku juga sebelumnya udah beli tiket secara online, jadi sampai sana langsung tunjukin barcode/bukti di email/berupa file pdf yang mereka kirim aja udah deh. Kita dikasih gelang sebagai tanda masuk trus aku juga minta map, soalnya biar tau jadwal yang tepat pas kita makan siang enaknya di mana, salat, biar nggak ketinggalan presentasi para binatang gemes.

~ sampai di tempat ~

Tepatnya sebelum kita masuk ke tempat tiket, kendaraan kita disterilkan dulu dan manusianya dicek suhu tubuhnya. Petugasnya pake kostum APD lengkap gitu, iya paham sih soalnya TSI gitu loh, yang pengunjungnya bukan cuma orang Cisarua doang, tapi banyak orang di seluruh Indonesia bahkan dunia. Beginilah kondisinya di saat New Normal, selain manusia yang dikasih jarak satu sama lain, kendaraan juga. Tempat duduk di shuttle dan bus juga. Semuanya serba dikasih jarak aman.

Mulai sebelum masuk parkiran aja udah diperhatiin kan protokol kesehatan yang harus dipenuhi. Kita liat lagi yang selanjutnya ya. Makannya ikuti terus cerita perjalanan aku kali ini!
Di dalam shuttle juga dikasih tanda silang gitu kursinya. Jaga jarak oh jaga jarak.


Binatangnya lagi pada sarapaaaan~

Sarapan jugaa~

Dipantatin~

Nyebrang~

Sarapan lagi~



Terbit!

Tenggelam!

Tebak! Di mana kah letak orang utan? wkwk
Kayaknya ini perjalanan terlama selama aku ke Taman Safari deh, lebih dari 1jam soalnya banyak mobil pribadi yang berhenti entah karena masih betah foto-fotoin binatang atau nungguin binatang nyebrang. wkwkwk

~

Setelah selesai di perjalanan melihat para binatang yang pada sarapan, berjemur, dan rebahan, mari kita mulai petualangan ini dengan berjalan kaki! Seperti biasa, aku dateng sengaja pagi biar bisa ngerasain semua yang ada di sini, baik itu fasilitas kaya presentasi, permainan, dan lainnya. Perjalanan pertama kita ke Giant Panda yuk!

Ini sekitar jam 9 an lewat, masih sepii sekaliii. Permainan dan toko-toko belum pada buka.

Langsung disambut sama burung rangkok. Bwaa!! Kaya boongan ya? wkwkw

Sepi pisan~

Sepi ~ sepi ~ seperti hati *aww
Paling pas, sambil menuju ke Giant Panda kita telusuri tempat reptil, penguin, dan binatang-binatang kecil lain. Kita juga bisa sih naik kereta gitu, yang nganterin kita ke beberapa shelter tertentu tapi menurut aku kalo kamu lebih ingin menikmati semuanya dengan lengkap enakan jalan kaki aja. Jadi semuanya kejelajah. Kecuali dateng ke sininya agak siangan tapi kamu pengin semuanya tergapai, baru tuh. Lumayan juga kan harus bayar Rp25.000/orang lagi. Untuk seterusnya sih, tapi ini juga perlu dipertimbangkan.

Sepi lagi~ sepi terus~ masih sepi~

Ini namanya ular jagung. Gemes banget warnanyaaaa sukaa woy!


Ini kura-kura bintang, dia juga lagi sarapan wkwk lucu pisan~

Selamat pagi komodoooo

Pertama kali liat sugar glider makan. Dia sarapan sama jagung doong itu lucu banget!

Penguiiin

Baru pertama kali ke sini air kolamnya segini, trus kayaknya penguinnya belum sarapan deh. Dia seneng banget ngikutin tangan akuu.

Aku nggak tau ini monyet apa orang utan. Tebak! di mana hayoh

Si lumba-lumba

Monyet jepang. Ini lucu banget, biasanya aku liat monyet gini di On The Spot tuh yang ada di kolam air panas gitu, lagi pada mandi. Mukanya beneran pada warna merah gitu wkwkwk
Udah sampe atas niiih. Ayo ayo kita naik bus ke Giant Panda!
Buat kamu yang bawa kendaraan bermotor, udah jelas nggak bisa masuk ke dalemnya berkeliling pake motor, tapi kalo yang bawa kendaraan roda empat, kamu bisa berkeliling bebas, kecuali ke Giant Panda. Ini harus tetep naik bus ini ya gais.
Tetap jaga jarak ya. Jangan khawatir, setiap penumpang turun atau mau naik kursi dan pegangannya selalu langsung dibersiin, demi menjaga keamanan dan kenyamanan kita juga dong pastinya!



Ini dia penampakan bus yang kita pakai buat kendaraan pulang pergi dari Giant P





Yah nggak keliatan jelas hahahha. Ini ikan kokinya lucu-lucu banget. Gede-gede dan warnanya bagus-bagus banget.







Karena tadi nggak sempet sarapan, sarapannya pake Holland jadinya. Sambil jalan ngeliatin reptile (tenang, nggak jail ngasih makan reptile pake makanan kita kok. Karena mereka juga semuanya dikacain dan dijaga dengan ketat gitu, makanannya juga udah khusus *ssstt nggak boleh sembarangan ngasih makan mereka ya!)
Inilah diaaa penampilan makaroni panggannya Haku Cooking! Ini yang mozarella, superrr wanginya suka banget dan rasanya juga enak banget. Passsss pisan! Ini aku makan segini berdua juga udah lumayan kenyang buanget. Mantap deh!



Selesai berkeliling mari kita kembali, karena kita mau nonton pertunjukan lumba-lumba. Yuk nunggu busnya di shuttle lagi!
Oh ya, ini tips juga dari aku. Tadinya kita mau salat zuhur di deket parkiran mau ke Giant Panda ini, tapi ternyata zonk banget tempat salatnya jauh. Makaaaa kita malah turun lagi jauh banget ke bawah (sekitar sekilo ada kali), trus rencana kan mau liat lumba-lumba di jam 1an dari arah atas dulu baru ke arah bawah gitu, kita jadi harus bolak-balik deh. Solusinya lebih baik salat zuhur di Giant Panda aja.

Kamu bisa liat, ada jarak di antara mareka semua. Tanda silang di bangku duduk, wajib pakai masker dan handsanitizer. Presentasi lumba-lumba kali ini, si Naruto agak payah nih, salah terus hitungannya. Ayo Narutooo jangan kebanyakan main game deh kamuuu ah.
 Selesai nonton presentasi lumba-lumba, kita lanjutkan ke presentasi burung-burung pemangsa, sambil jalan ke bawah kita sambil keliling lagi ke arah hewan mamalia kembarang manusia yuk!

Ini monyet apa ya aku lupa. Sumpah sih ini buagus banget mukanya. Kaya pake topeng gitu, asli deh bagus bangettt perpaduan warnanya itu cantik.

Aku nggak paham deh, mereka tu kaaknya lelah difoto terus atau gimana. Masa tiap aku mulai video atau foto mukanya langsung madep belakang. Ada masalah bukan sama aku? Coba kita omongin baik-baik doong huhu

Bekantan bagus banget ya, tebak! Ini jadi maskotnya apa hayooo??
 Oh ya, aku kayaknya baru kali ini deh ke Safari si orang utannya pada berisik banget. Suaranya menggelegar sampe bikin agak merinding. Lucunya lagi (serem juga sih), mereka saling ngobrol gitu sama orang utan yang ada di hutang sekitar Taman Safari. Kok bisa tau? Iya dong. Soalnya yang dari arah hutan itu mereka saling nyaut juga. Jadi ini orang utan super duper saut-sautan sampe berisik banget, hebooh pisaaan!

Nah, sebenernya ini masih sekitar 20menit-an lagi mulainya. Tapi liat dari pengalaman di presentasi lumba-lumba tu bener-bener dibatas kan. Aku takut nggak kebagian tempat duduk jadi lebih cepat nempatin lebih baik deh. Kalo di sini jaraknya bener-bener saling berjauhan. Per satu orang dan jaraknya dua meter. Biasanya bisa nampung ratusan orang sekarang cuma bisa nampung 94 orang aja. Ini juga tips nih buat kamu yang mau liburan ala New Normal ke sini.
Sebenernya nggak pa pa juga sih kalo misal kita telat dan nggak kebagian, nanti masih ada jadwal lagi di sore hari. Tapi kan jadwal kita juga adalagi selanjut-selanjutnya, jadi lebih baik tepat jadwal daripada terlambat kan?



 Banyak juga yang dikurangin dari sini, contohnya biasanya minta dua orang cewek/cowok buat jadi contoh gitu peragaan tapi sekarang enggak. Mungkin buat ngurangin interaksi sama binatang-binatang di sini juga kali ya.


Selesai dari pertunjukan burung-burung pemangsa, dilanjut salat ashar dulu, trus naik permainan sepeda udara gitu (?) Entah ini karena memang salah satu protokol dari New Normal permainannya pada ditutup atau emang lagi nggak ada yang naik aja. Karena banyak permainan yang tutup. Termasuk rumah hantu, pokoknya yang harus masuk ke dalem ruangan sempit gitu juga ditutup. Sayang banget sih. Sama satu lagi, aku dari dulu pengin banget liat presentasi harimau, niatnya hari ini mau liat dan udah semangat banget eh terpatahkan karena nggak ada. Sedih akumah da, yaudah nggak pa pa yang penting aku masih bisa ngikutin yang lainnya.


Ini yang gigit ikan si mbaknya, ngeri banget sih tapi untungnya si Morgan pinter. Hebat kamu morgan! Presentasi anjing laut di sini nggak pernah mengecewakan.

Selesai main bom bom car dan menuju ke main roller coaster.
 Selesai semua kita jelajahi, sekarang tinggal penutupan yang di bawah. Aku pengin banget naik kereta gitu kan pengin masuk ke area dinosaurus gitu soalnya. Tapi ditutup juga. Yaudah akhirnya ke Baby Zoo.
 Di sini kita bisa liat dari deket malah, segala macam unggas. Bahkan burung-burung malam juga. Jadi, ini kan bentuknya jembatan gitu nah setiap kita mau ke ruangan/area selanjutnya harus ngelewatin gua. Guanya tu isinya ada yang kelelawar, atau burung hantu. Agak ngeri sih, lembab gitu juga mirip habitat aslinya lah. Harus hati-hati juga karena saking miripnya, ceritanya ada aliran airnya juga kan di dalem, dan air itu juga buat ngalirin ini nih curug-curug gini dan jatuh ke bawah buat jadi sungai, jadi agak licin gitu. Harus hati-hati biar nggak salah injek apalagi sampe kepeleset oke!






Sumpah ini kelelawarnya aslinya gede gitu kalo di foto nggak terlalu keliatan sih. Ngeri sih tapi seneng bisa ngeliat langsung. Serem sama tatapannya wkwkw

Ini merak juga nggak dikandangin. Udah aja mereka pada bebas jalan dan terbang ke sana kemari. Seru banget! Recomended pokoknya! 

Ini juga, dia bertengger aja santay disitu.

Halo mini hippo! Ini kuda nil kepo banget dah. Kuda nil mini dia, makannya ukurannya kecil dan nggak bisa tumbuh besar lagi.



Tuhkan! Lagi-lagi tiap mau difoto kalo nggak kabur ya madep mana tau sesuka hati

Perjalanan kali ini ditutup oleh para lemur gemes yang berlari riang ke sana ke mari.
Sebetulnya masih banyak lagi, kaya aku ngukur tangan aku sama badan singa, dan lainnya. Oh sama ini, foto sama hewan-hewan juga ditiadakan. Mungkin alasan itu juga yang tadi kaya di presentasi burung. Hayo aku ngomong apa coba tadi? Biar kamu yang jawab sendiri aja ah wkwkw
Sama cafe-cafe/tempat makan juga nggak banyak yang dibuka. Cukup puas dan membayar keinginan untuk melihat si gemes-gemesku inii. Sekalian aku juga olahraga banget, jalan kaki ke sana kemari, turun naik gitu kan..

Intinya gais, kita masih bisa kok menikmati liburan ke mana pun di masa seperti ini. Asal tetap harus ngikutin protokol kesehatan yaa.